Trading Secrets 04-03-2024 08:41 16 Views

Type Swing Intraday Scalping

Translate before please

 You have To Do Know Who You Are First, And You Will Know Your Enemy – your emotion self

“Kenalilah diri Anda terlebih dahulu sebelum Anda mengenali musuh – emosi diri anda sendiri.”

 
Kalimat di atas dimaksudkan agar kita dapat mengenali diri kita terlebih dahulu sebelum kita benar-benar bertarung di arena forex. Pengenalan diri dinilai sangat penting, karena dengan mengetahui karakter dan kepribadian diri sendiri, kita dapat menemukan pola trading yang tepat dan sesuai sehingga mampu menjadi penunjang dan penghasil profit bagi trading kita. Terdapat beberapa Type trader dalam forex. Dan, secara umum Type trader mayoritas ada tiga Type : Swinger, Intraday Trader, Scalper.
 

 

Scalper adalah Type Trader Scalping, Scalping sendiri berasal dari bahasa inggris dengan kata dasar scalp yang artinya lompatan lompatan kecil. Sesuai dengan artinya, penganut teknik ini lebih senang melakukan lompatan kecil atau bisa diartikan mengambil keuntungan yang cenderung kecil namun dalam jumlah transaksi besar (lot) atau banyak (posisi). Keuntungan yang ditargetkan scalper umumnya berkisar rata-rata 10 – 15 pips per transaksi.
 
Type Scalper mayoritas menggunakan Timeframe (TF) Kecil, mulai dari yang terkecil M1, M5, sampai dengan H1 untuk eksekusinya. Penggunaan TF kecil (M1 dan M5) ini sangat tidak disarankan bagi pemula karena volatilitas / fluktuasi harga yang terjadi di TF ini sangatlah tinggi dan cepat sehingga dapat menyulitkan dalam menganalisis harga. Scalper juga dituntut memiliki mental yang bagus dan kesabaran karena dalam prakteknya nanti mereka akan jarang sekali menggunakan Stop Loss (SL) sehingga mewajibkan mereka “memakan” waktu lebih lama di depan layar untuk memantau pergerakan harga. kalaupun menggunakan Stop Loss (SL) bisa dipastikan sanat risk apabila ara mendekati Stop Loss tersebut, Pemantauan ini bertujuan agar scalper dapat menentukan langkah lanjutan yakni cutting loss (CL) jika ternyata harga bergerak berlawanan dan cutting profit (CP) jika harga telah mencapai target yang ditentukan.
Intraday sering disamakan dengan istilah Day Trader, yakni mereka yang membuka dan menutup posisinya pada hari yang sama atau biasa disebut juga trader harian. Meski dikatakan membuka dan menutup posisi pada hari yang sama, Day Trader juga sering menahan pergerakan hingga berhari-hari lamanya sampai target dan ekspektasinya tercapai. Day trader memiliki target profit rata-rata 50 – 100 pips per transaksi sehingga memaksa mereka untuk menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari agar target yang telah ditentukan tercapai. Namun demikian, tidak sedikit juga Day Trader yang memasang target melebihi 100 pips setiap kali transaksi.
 
SementaraTimeframe yang biasa digunakan Intraday sendiri adalah M15 (per 15 menit), H1 (per 1 Jam) bahkan sampai dengan D1 (per 24 jam atau daily/harian). Mereka terbiasa menganalisis pergerakan di timeframe besar seperti H4 (per 4 jam) atau D1 lalu melakukan eksekusi pada timeframe yang lebih kecil, yaitu H1, M30 atau M15.
 
Intra trader tidak membutuhkan waktu lama untuk terus di depan layar, karena dalam prakteknya mereka akan sedikit sekali memantau transaksi mereka. Dibanding melakukan cut loss mereka lebih senang mengantisipasi kerugian dengan memasang stop loss (SL). SL yang ditentukan pun tidak sembarangan. Day trader yang baik haruslah menyesuaikan level SL atau alokasi kerugian mereka dengan money management (MM) yang dianutnya.
Istilah Intraday biasanya sering digunakan dalam pasar saham (Stock Exchange), misal: a new intraday high artinya saham itu telah menembus level tertinggi pada perdagangan hari itu juga. Intraday artinya within the day.
 
 
Swinger sendiri berasal dari bahasa inggris dengan kata dasar Swing yang artinya Ayunan. Swinger lebih dominan Typenya long-term trader (trader jangka panjang). Sesuai dengan artinya, tipe trader ini biasa membuka posisi untuk target jangka panjang. Mereka bisa menahan transaksinya terus berjalan hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan lamanya. Sejalan dengan targetnya, Swinger mayoritas harus pula didukung dengan margin yang terbilang besar, lebih besar daripada yang dimiliki day trader dan scalper, yan mana untuk menahan pergerakan harga jika sewaktu-waktu terjadi kerugian. Target yang ditentukan Swinger dapat mencapai kisaran rata-rata 300 pips keatas setiap transaksinya.
 
Cara kerja yang dimiliki swinger hampir sama dengan day trader; menganalisa pergerakan dengan menggunakan Time Frame (TF) besar dan mengeksekusinya pada TF yang lebih kecil. Hanya saja, swinger terbiasa menganalisis pada TF dengan skala lebih besar seperti W1 (weekly/mingguan) dan MN (monthly/bulanan). Umumnya, mereka menganalisis pada Time Frame monthly/bulanan (TF MN) dan mengeksekusi pada TF W1 (weekly/mingguan) atau H4 (per 4 jam). Swinger lebih senang menggunakan stop loss dibanding melakukan cutting loss bahkan tanpa stop loss yang didukung dengan margin yang terbilang besar. Poin utama yang harus dimiliki oleh seorang swinger adalah mahir dalam analisis fundamental. Mengapa? Karena pergerakan harga jangka panjang sangat dipengaruhi oleh faktor fundamental.
 
Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya jam terbang Anda, tentunya Anda dengan sendirinya dapat menentukan Type yang mana sesuai dengan diri Anda.

 You have To Do Know Who You Are First, And You Will Know Your Enemy

“Kenalilah diri Anda terlebih dahulu sebelum Anda mengenali musuh.”

Pada dasarnya, Kita bisa mengkolaborasikan (Menggabungkan) dua type yang ada diatas, sekaligus sesuai dengan kebutuhan kita. Terpenting, tetaplah Sabar, konsisten dan terus belajar dalam menjalani dinamika Forex Trading ini agar profit yang Anda peroleh pun konsisten.
 
Penting buat Anda, baca ini dengan baik,
Ilustrasi gambar, Pernahkah Anda Mengalami hal ini
1. Suka Sekali Ikut Signal karena belum tentu Signal tersebut Benar/salah
2. Terlalu Percaya Diri Pada Apa Yang Anda Analisa, bahkan yang selama ini anda ketahui
3. Ketahuilah bahwa Anda bukan, Market (Big Player) yang menguasai Pasar, dan anda juga bukan Dealer, Trader Bank, LP, seperti di gambar ini, ketika Market (Big Player) menganalisa pilihan mereka kepada Dealer, Trader Bank mereka dan memulai Transaksi
4. Market Memiliki Daftar / List Dealer, Trader Bank, LP dari data tersebut semua lengkap, contoh saja mereka mengambil Transaksi Buy
5. Apapun hal, Market memiliki Peranan Utama dan tentunya mereka dominan menguasai pasaran, dan rata-rata tentunya mereka mendapatkan laba/keuntungan / profit yang mereka dapatkan, karena mereka Type Trader Long Term. Soo, “FOLLOW THE TREND”. Kata Bijak
6. Saatnya istirahat, Tutup Chart, Tutup Market
7. Kenyataan Sebenarnya, Akan Ada Ratail Trader dalam kondisi yang tidak diharapkan (yakni Loss).
8. Lalu Bagaimana fasilitas meja kerja mereka (ilustrasi saja), Chartnya pun lengkap, datanya pun Lengkap, dan tentunya ada yang tidak dimiliki seperti kita Retail Trader
9. Bahkan Mereka pun bisa santai makan, hahahaha
10. Laba / Keuntungan / Profitpun didapat
11. INGAT, BELAJARLAH / SEKOLAH LAH ANDA PADA TRADER BERPENGALAMAN, SEKALIPUN ANDA BAYAR, TAPI ILMU YANG DIDAPAT SANGAT BERGUNA BUAT ANDA, sama seperti anda sekolah dan kuliah di Universitas, BAYARKAN ???
jadi Belajarlah untuk berdiri sendiri, kurangi / hindari kebiasaan, Suka Sekali Ikut Signal karena belum tentu Signal tersebut Benar/salah, kalaupun ikut signal, tidak apa-apa, terpenting mereka memiliki kualitas dan pengalaman minimal 3 tahun, karena banyak didunia ini, mereka membuka kelas forex, signal forex, sementara kita belum tahu kapasitasnya.
Dan Ingat, Kita & Mentor Trainer Forex juga seorang Manusia, posisi nya juga sama, Retail Trader seperti kita.
Sometime We Win, Sometime We Learn, Keep Learning, No One Perfect
Dan jangan Terlalu Percaya Diri, pada Apa Yang Anda Analisa, bahkan yang selama ini anda ketahui dan hancurkan sifat keSombongan Pada Diri Anda, atau lebih baik Diam , Belajarlah terus, belajarlah Bijak. Kurangi banyak Bicara yang tidak bermanfaat. Apa lagi Anda terlalu banyak mengikuti / terlalu banyak bergabung di group Forum , Yakinlah, Anda Tidak Akan FOKUS, Psikologi Trading Anda Terganggu.
Fokus, Fokus, Fokus. Pilih Satu, Dua Sudah Cukup, sama halnya anda memiliki pasanan, istri / suami, atau leader / pemimpin, tidak banyak. Perbaiki Kebiasaan Anda, Lisan Anda, Cara berpikir Anda. Akan Menjadi Habbits karakter & Sifat Anda kemudian Hari, Pertanyaannya, Tahun Depan, Apakah Anda Mau Berubah Dan Sukses sebagai Seorang Trader Forex ???
Kembali kepada Type Trader, Jadi Sebenarnya Type Intraday & Scalping, hanya untuk yang sudah sangat profesional di forex dan tidak cocok seperti kita ini yang banyak lossnya… hahaha
Alasannya, Kenapa
 
Bagi yang menggunakan sistem trading Intraday atau scalping, sebenarnya sedang bertrading melawan Big Trader / Dealer, bukan dengan retail trader seperti kita di MT4 atau Tradestation, kenapa, karena  Order akan dilempar ke market melalui jaringan bridge ECN atau STP ke Likuidator /Bank Besar melalui sales distributornya yaitu Dealer atau grosir ( tidak mampu beli langsung ke Likuidator / Bank Besar karena jumlahnya jutaan Dollar (USD) per transaksi, minimal 1 Mio / 10 Lot / 1 juta ditiap Pair Transaksinya (USD/EUR/GBP) dengan Leverage 1:1, jadi harus melalui perpanjangan
distributornya / Dealer, dan dari Dealer / grosir di teruskan kepada Broker Kita atau Forex Kecil dan terakhir, baru ke kita.
Dari sini tentu sudah tahu logikanya, yaitu tidak tahu pasti berapa besar nilai harga dasar sebenarnya dari rate Forex ini selain dari Bank / Likuidator serta Dealer mereka yang berhubungan langsung dengan Market (Pasar) seperti perusahaan-perusahaan Besar Internasional,  Customers Besar, Centra Bisnis Besar, yang membutuhkan mata uang tertentu
Berapa besar jumlah volumenya dan kapan waktu transaksinya, Itulah kenapa harga Forex sulit di prediksi bagi kita sebagai Trader Kecil (retail trader), karena tidak punya data seperti yang dimiliki oleh Bank Likuidator. Jadi wajar kenapa trading Type Scalping, Intraday mayoritas False (meleset), memang harus trader Pro yang bisa.
 
Secara umum Dealer, Trader Bank, Hedge Funds, mereka trading dengan metode Swing di mana Open Posisi searah dilakukan antara 2 – 6 minggu untuk menghindari fake signal/harga bayangan/news yang tidak diinginkan, menggunakan time frame D1 atau harian . Mereka trading hanya satu arah saja dalam kurun waktu antara 2-6 minggu. Level harga yang digunakan adalah Pivot/Fibonacci Monthly atau Weekly serta kelipatan angka bulat (misal 1.00000, 1.10000, 1.11000, 1.12000, 1.13000, 98.0000, 98.1000, 98.2000 dan seterusnya).
 
Terpenting bai kita Trader Retail (Kecil) bisa melikuidasi posisi kita sekaligus menutup posisi hedging mereka agar profit. Setelah banyak yang kena Stop Loss harga baru bergerak menuju trend utama/bulanan. Rule retail trader mudah ditebak karena mereka pakai time frame kecil seperti M15, H1, H4 jadi harga sudah masuk di area oversold/overbought dan tentunya ini menggunakan pakai daily pivot (harga sudah masuk Support & Resisten Tertinggi namun masih tembus ratusan pips).
karena Dealer, Trader Bank, Hedge Funds, dengan System Long term (melewati ribuan pips dalam sebulan). Jadi secara psikologis Trader Type scalping & Intraday ini frustasi, hanya karena bermain trading jangka pendek, posisi berkali kali terkena stop loss, harga sudah naik lalu tiba-tiba turun lagi kemudian naik lagi, hahahaha, Atau ketika harga sudah turun lalu tiba-tiba naik lagi terus turun lagi. hahahaha.
 
Type Intraday dan Scalping menggunakan signal harian karena banyak Noise/False Signal, yang memiliki tingkat keakuratan Risk tinggi (walaupun tidak bermaksud gambling), karena menggunakan sumber singal tingkat level harga market, tetapi dengan tampilan harga Reuters (tingkat 1 atau market Interbank).Intraday trader ini akan selalu dikerjai oleh para Retail ECN, Retail Market Maker melalui jaringan bridge ECN atau STP, dengan permainan Stop Loss Hunter dan operasi Margin Call, untuk memperoleh komisi recehan (Dumb Money / arah harga tipuan/jebakan Over Sold dan Overbought) dari Retail Trader seperti kita, sambil menggerakkan harga menuju arah sebenarnya (Smart Money/keuntungan utama) yang sudah ditentukan Levelnya, oleh karena jaringan Team Retail ECN, Retail Market Maker (Banksters / perampok / Big Boys / Dealer) menuju level tertentu dari Monthly Support/Resistance.
 
Type Intraday ini tidak tahu batas harga kritis serta hubungan antara chart / keseimbangan pivot ke pivot lain, mereka hanya fokus di satu chart saja tanpa korelasi chart lain serta metode oversold/overbought dengan time frame yang false.
inilah yang di manfaatkan oleh Dealer / Trader Bank melalui fasilitas layaknya seperti CCTV mereka bisa melihat semua didalam Back Office bahwa semua Transaksi & Statistik (order book, order flow serta volume pasar yang sesungguhnya). Inilah Enaknya Para Dealer / Trader Bank bisa Trading Dengan Data Nilai Lebih ini.
Para Dealer / Trader Bank memiliki chart khusus yang disebut order book (level pasang buy, sell, total volume, siapa yang pending order, siapa yang sedang stop loss & Take Profit, Layaknya seperti cctv serta order flow (algoritma pergerakan arah harga, mau dinaikin dulu atau turun dulu, semua ada notivikasi nya berupa alert otomatis di layar).
Maka disarankan, lebih baik pilih dan gunakan Broker Yang memiliki regulasi baik, bagus aman, dan lebih dari 5 tahun berjalan.

Jadi Type Scalping dan Intraday hanya untuk trader Profesional saja, Bukan Sebaliknya buat Para Trader pemula , hahahahaha, kalau saya yang pemula ini masih takut dengan scalping atau intraday

Semoga Bermanfaat.
Sometime We Win, Sometime We Learn, Keep Learning, be Patient, No One Perfect
Terus Belajar, Kendalikan Emosi, Sabar, Bijak, dan ingat Forex Adalah Aktivitas Penuh Risk & Reward.
 Semoga bermanfaat.
Other news